SATUAN LAYANAN BIMBINGAN
A.
Materi layanan : Pentingnya penyelenggaraan bimbingan
karir di sekolah.
B.
Jenis layanan : Informasi
C.
Bidang bimbingan : bimbingan karir.
D.
Fungsi layanan : fungsi pemahaman
E.
Tujuan layanan :
1.
Tujuan umum :
Setelah
menerima layanan ini siswa di harapkan dapat memahami pentingnya
penyelenggaraan bimbingan karir sejak dini.
2.
Tujuan khusus :
Siswa
diharapkan dapat :
-
Menjelaskan pengertian bimbingan karir.
-
Menyebutkan tujuan yang hendak dicapai dari
penyelenggaraan bimbingan karir.
-
Menyebutkan fungsi bimbingan karir yang
dilaksanakan.
F.
Rumusan kompetensi : siswa dapat memahami pentingnya
penyelenggaraan bimbingan karir disekolah.
G.
Sasaran layanan : Kelas XII
H.
Uraian kegiatan dan materi layanan :
1.
Materi layanan :
-
Pengertian bimbingan karir.
Karir merupakan pekerjaan,
profesi yang dimiliki seseorang (Hornby, 1957). Seseorang akan bekerja dengan
senang hati, dengan penuh kegembiraan apabila apa yang dikerjakan itu memang
sesuai dengan keadaan dirinya, sesuai dengan minatnya. Tetapi sebaliknya, apabila
seseorang bekerja tidak sesuai dengan apa yang ada dalam dirinya, maka dapat
dipastikan ia akan kurang bergairah dalam bekerja, kurang senang dan kurang
tekun. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa prinsip dasar agar seseorang
dapat bekerja dengan baik, dengan senang dan dengan tekun diperlukan adanya
kesesuaian antara tuntutan dari pekerjaan atau jabatan itu dengan apa yang ada
dalam diri individu yang bersangkutan.
Perlu dikemukakan bahwa
bimbingan karir merupakan salah satu aspek dari bimbingan dan konseling.
Merupakan pandangan yang tidak tepat apabila menganggap bahwa bimbingan karir
itu merupakan satu-satunya bimbingn yang perlu ditangani. Apabila dipandang
bahwa bimbingan karir itu merupakan satu-satunya bimbingan yang perlu ditangani
maka aspek atau jenis bimbingan yang lain ditinggalkan, padahal banyak masalah
yang ada diluar bimbigan karir.
Merupakan suatu kenyataan para
siswa yang tamat dari SMA maupun SMP ada yang tidak melanjutkan pendidikannya
karena sesuatu sebab yang tidak dapat dihindarkan, misalnya karena kemampuan,
biaya tidak ada, ataupun sebab-sebab yang lain. Karenanya para siswa itu
membutuhkan bimbingan yang baik khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan.
-
Tujuan bimbingan karir
Didepan sudah dijelaskan apa sebenarnya yang ingin dicapai dalam
bimbingan karir ini. Secara rinci tujuan dari bimbingan karir tersebut ialah
membantu para siswa agar:
a.
Dapat memahami dan menilai dirinya sendiri, terutama
yang berkaitan dengan potensi yang ada dalam dirinya, mengenai kemampuan,
minat, bakat, sikap, dan cita-citanya.
b.
Menyadari dan memahami nilai-nilai yang ada dalam
dirinya dan yang ada dalam masyarakat.
c.
Mengetahui berbagai jenis pekerjaan yang berhubungan
dengan potensi yang ada dalam dirinya, mengetahui jenis-jenis pendidikan dan
latihan yang diperlukan bagi suatu bidang tertentu, memahami hubungan usaha
dirinya yang sekarang dengan masa depannya.
d.
Menemukan hambatan-hambatan yang mungkin timbul yang
disebabkan oleh dirinya sendiri dan faktor lingkungan, serta mencari jalan
untuk dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
e.
Para siswa dapat merencanakan masa depannya serta
menemukan karir dan kehidupannya yang serasi, yang sesuai.(Depdikbud, petunjuk
pelaksanaan bimbingan karir).
Dari uraian diatas nampak bahwa bimbingan karir merupakan usaha untuk
mengetahui dan memahami diri, memahami apa yang ada dalam diri sendiri dengan
baik dan dipihak lain untuk mengetahui dengan baik pekerjaan apa saja yang ada,
persyaratan apa saja yang dituntut untuk pekerjaan itu. Apabila terdapat
hambatan-hambatan, hambatan apa yang sekiranya ada dan bagaimana cara
mengatasinya. Dengan mengatasi hambatan yang mungkin ada dan berarti salah satu
masalah telah dapat diatasinya.
-
Fungsi bimbingan karir
Bimbingan karir ini perlu dan penting diberikan kepada para siswa, baik
siswa SMP dan lebih-lebih SMA dengan alasan sebagai berikut:
v
Para siswa
ditingkat SMA pada akhir semester dua perlu menjalani pemilihan program studi
atau penjurusan. Walaupun ada kata memilih sebenarnya telah ada batas tertentu
dalam pengambilan program, karena ada persyaratan terkait dengan prestasi
akademik dari siswa yang bersangkutan. Dalam pemilihan ini diperlukan
kecermatan dan perhitungan yang masak dan tepat. Oleh karena itu siswa
memerlukan adanya bimbingan.
v
Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua siswa yang tamat dari SMA
akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Siswa yang akan
lansung terjun kedunia kerja tentu memerlukan bimbingan karir ini agar siswa
dapat bekerja dengan senang dan baik.
v Siswa SMA merupakan angkatan kerja yang
potensial. Merekalah yang akan menentukan bagaimana keadaan Negara yang akan
datang. Mereka merupakan SDM dalam pembangunan. Karena itu diperlukan persiapan
yang sebaik-baiknya untuk menghadapi masa depan, menyiapkan dengan baik
pekerjaan-pekerjaan, jabatan-jabatan yang sesuai dengan potensi yang ada pada
diri mereka.
v Suatu kenyataan pula bahwa para siswa SMA
sedang dalam masa remaja yang merupakan masa peraliahan dari masa anak-anak ke
masa dewasa. Pada umumnya mereka belum dapat mandiri, masih memerlukan bantuan
dari orang lain untuk menuju kemandirian.
Siswa SMP juga membutuhkan bimbingan karir tersebut, baik untuk
melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun untuk mencapai
pekerjaan bila Karena sesuatu sebab tidak dapat melanjutkan sekolahnya.dengan
demikian menjadi jelas manfaat bimbingan karir.
2.
Uraian kegiatan
|
No
|
Praktikan
|
Siswa
|
Waktu
|
|
1
|
Pengantar
Salam
perkenalan
Menjelaskan topik yang akan dibahas:
-
Mengajukan
pertanyaan pengertian bimbingan karir.
-
Menjelaskan jawaban siswa
|
Mendengar,
mencatat dan menjawab pertanyaan.
|
10 menit
|
|
2
|
Menguraikan
tujuan dari pelaksanaan bimbingan karir bagi siswa usia sekolah, khususnya
SMP dan SMU.
|
Mendengar dan
mencatat.
|
15 menit
|
|
3
|
Mengajukan
pertanyaan untuk didiskusikan tentang fungsi bimbingan karir.
|
Diskusi dan
melaporkan hasilnya.
|
10 menit
|
|
4
|
Kesimpulan
Bimbingan
karir sangat penting diberikan kepada anak usia Sekolah terutama SMU dan SMP
berkaitan dengan pemilihan jurusan yang sesuai dengan bakat, minat dan
cita-citanya.
|
Mendengar dan
mencatat.
|
5 menit
|
I.
Tempat : ruangan kelas
J.
Waktu : 1x 45 menit
K.
Semester : satu
L.
Penyelenggara layanan : konselor sekolah
M.
Pihak-pihak yang disertakan : Siswa-siswi yang menjadi
sasaran layanan.
N. Metode : ceramah, diskusi, dan Tanya
jawab.
O.
Sumber bahan :
-
Bimbingan
dan konseling studi dan karir, Bimo Walgito.2004
-
Bimbingan
pribadi, sosial, belajar dan karir, Rudi Mulyatiningsih dkk. 2004
P.
Tindak lanjut
SATUAN
KEGIATAN LANYANAN
PENTINGNYA
PENYELENGGARAAN BIMBINGAN KARIR
DI SEKOLAH
![]() |
ANGGOTA KELOMPOK
|
Hendra Denny Tefa
|
|
Hiasinta Marto Dempok
|
|
|
|
|
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
KATOLIK WIDYA MANDIRA
KUPANG
2010



Tidak ada komentar:
Posting Komentar