PENGERTIAN
BIMBINGAN DAN KONSELING MENURUT BEBERAPA PENDAPAT PARA
AHLI DAN KOMENTAR DARI PENULIS BESERTA
RANGKUMANNYA
- PENGERTIAN BIMBINGAN
2.
Menurut Frank Person (dalam jones 1952) ; Bimbingan sebagai bantuan yang diberikan
kepada individu untuk dapat memilih, mempersiapkan diri, memangku suatu jabatan
serta mendapat kemajuan dari jabatan yang dipilih itu
Komentar penulis; menurut penulis, pendapat ini
lebih memfokuskan pada masalah pekerjaan, sehingga pengertian bimbingan ini dia
memberikan suatu pandangan bagaimana seorang pembimbing membimbing individu
untuk bagaima bisa mendapat suatu pekerjaan, jabatan. Sehingga dalam hal ini,
pendapat tersebut belum memberikan pengertian secara lebih meluas berdasarkan
ruang lingkup kerja konselor yang dimana dimasing-masing lingkup tersebut
mempunyai tugas berdasarkan dimana seorang pembimbing bekerja.
3. Menurut Dunsmoor dan miller (dalam
Mc Daniel 1969); Bimbingan membantu individu untuk memahami dan
menggunakan secara luas kesempata-kesempatan pendidikan, jabatan, dan pribadi
yang mereka miliki atau dapat mereka kembangakan, dan sebagai suatu bentuk
bantuan yang sistematis melalui mana siswa dibantu untuk dapat memperoleh
penyesuaian yang baik terhadap sekolah dan terhadap kehidupan.
Komentar penulis ; pengertian bimbingan
ini, dapat memberikan suatu pengertian yang luas berdasarkan unjuk kerja
seorang pembimbing, namun juga penulis meneliti bahwa pengertian ini dapat
mengawali bimbingan yang asalnya dari
pendidikan yang membetuk seorang untuk
megadakan perubahan, karena juga kita dapat melihat dalam hal pendidikan yang
diurakan makan pendapat ini lebih memfokuskan pada tingkat pendidkan sekolah yang akan
membawa pengaruh terhadap pengalaman di luar sekolah.
4. Menurut
Chis Kolm (dalam Mc Daniel 1959); Bimbingan
membantu stiap individu untuk lebih mengenal berbagai informasi tentang dirinya
sendiri.
Komentar penulis ; pengertian
para ahli dapat memfokuskan pada
pemberian bantuan yang dimana dia hanya lebih mengarahkan peda pengenalan dirinya sndiri sehingga pendapat
ini belum memberikan pengertian yang lebih meluas tentang pengaruh eksternal
dalam diri individu dengan melihat berbagai hal lain.
5. Menurut Lefever ( dalam Mc Daniel 1959) ; bimbingan adalah bagian dari proses
pendidikan yeng teratur dan sistematis guna membantu pertumbuhan anak mudah atas kekuatanya dalam menentukan
dan mengarahkan hidupnya sendiri yang pada akhirnya Ia dapat memperoleh
pengalman yang dapat memberikan sumbangan yang berartiv bagi masyarkaat.
Komentar penulis ; pendapat
ini melihat bahwa bimbingan adala bagaian dari pendidikan karena pendapat ini keterkaitan antara suatu hakekat
pendidkan yang dimana pendidikan itu
merupakan suatu tujuan untuk membentuk
manusia untuk lebih manusiawi sehingga bimbingan sangat diperlukan dalam
sutatu pendidikan untuk membantu siswa mengembangkan diri dan mengaplikasikan
apa yang diperoleh dari pendidkan tersebut.
6. Menurut Smith (dalam Daniel 1959) ; Bimbingan sebagai proses layanan yang
diberikan kepada individu-individu guna membantu mereka memperoleh pengatahuan
dan ketrampilan-ketrampilan yang diperlakukan dalam membuat pilihan-pilihan,
rencana-rencana, dan interprestasi-interprestasi yang diperlukan untuk
menyesuaikan diri dengan baik.
Komentar penulis ; dalam pengertian
pendapat ahli ini, dapat menjelaskan bahwa satuan layanan yang diberikan itu
adalah bantuan yang diberikan untuk meningkatkan pengatuhuan dan ketrampilan
yang dimiliki untuk menjadi suatu acuan dalam pengembangan diri yang lebih
baik, sehingag pendapat ini lebih memfokuskan pada peningkatan kebutuhan
berdasarkan potensi yang dimiliki untuk bagaima bisa dapat mengaplikasikan
dimasa depan.
7. Crow dan Crow, 1960 ; bimbingan adalah
bantuan yang diberikan oleh seorang
laki-laki atau perempuan yang memilki
kepribadian yang memadai dan melatih secara baik kepada individu-individu
setiap usia untuk membantunya menukur kegiatan hidupnya sendiri, mengembankan
pandangan hidupnya sendiri, membuat keputusan sendiri dan menanggung bebannya
sendiri.
Komentar penulis ; pengertian
pendapat ahli ini, dapat menjelaskan
seorang pembimbing dapat memebrikan bantuan berdasarkan keahliannya
dengan tidak melihat batas usia pada
ornng yang dibimbing agar klien dapat megembang diri berdasakan kemauannya dan
bisa bertanggung jawab kepada diri sendiri, sehinga pendapat dapat menekan
kepada seorang pembimbing untuk dapat mempertikan proses bimbingan agar hasil
yang diinginkan dapat tercapai.
8. Menurut Tiedeman (dalam Bernard dan Fullmer, 1969) ; bimbingan membantu sesorang
agar mejadi berguna, tidak sekedar mengikutu kegiatan yang berguna
Komentar penulis ; dalam pengertian menurut ahli menekankan pada
pembimbing agar dalam proses bimbingan harus memperhatikan kualitas serta
kemauan dan keinganan dari klien untuk punya motivasi, sehingga bimbingan yang
diberika itu bisa bermanfat dan mempunyai nilai guna yang baik.sehinga pendapat
ini juga mengiinkan klien yang betul-betul mau dibimbing harus serius.
9. Menurut Mortweson (dalam Bernard dan Fullmer, 1969
) ; Bimbingan sebagai
pendidikan dan perkembangan yang menekankan proses belajar yang sistematis.
Komentar penulis ; pada pendapat ahli ini menekan bahwa
bimbingan terjadi dengan adanya pendidikan, yang dimana dalam prosese
pendidikan terdapat berbagai aturan yang sistematis yang menjadi dasar agar
pembimbing dapat memberikan bimbingan dengan sistematis sesuai dengan
pendidikan dan perkembangan, sehinga pendapat ini umum dan berdasarkan tujuan
pendidikan itu sendiri.
10. Menurut Jones dkk, 1970 ; bimbingan
adalah bantuan yang diberikan kepada individu dalam membuat pilhan-pilihan dan
penyesuain-penyesuain yang bijaksana . Bantuan ini
berdasarkan asas demokrasi yang merupakan tugas dan hak setiap individu untuk memilih jalan hidupnya sendiri sejauh
tidak mencampuri hak orang lain.kemampuan membuat pilihan seperti itu tidak
ditirunkan (diwarisi), tetapi harus dikembangkan.
Komentar penulis ; Pengertian
pendapat ahli ini menjelaskan bahwa bimbingan merupakan prokses bantuan yang
diberikan untuk bagaimana indidu dapat mengembang diri berdasarkman kemampunya
yang tidak dapat ada kalau tampa
ada bimbingan dari pembimbing, sehingga pendapat ini dapat menekankan kepada
pembimbinga dan klien agar dapat memperhatikan tujuan-tujuan yang ingin dicapai
sesui dengan apa yang dilihat baik dan bermanfat.
11. Menurut pendapat penulis ; bimbingan adala proses pendampingan yang
dilakukan oleh orang yang dianggap mempunyai kemampuan yang baik kepada
individu atau kelompok orang dengan memberikan pelayanan yang sesuai dengan
keinginan oleh individu atau kelompok tersebut
dengan memperhatikan berbagai kode etik agar tujuan yang ingin dicapai
dapat sesuai Idengan asas bangsa kita.
RANGKUMAN PENGERTIAN BIMBINGAN
Dari berbagai
pendapat para ahli tentang pengertian bimbingan diatas, penulis dapat membuat
rangkuman bahwa pelayaan bimbingan merupakan suatu proses pemberian bantuan
yang diberikan kepada individu, orang-orang
yang bertujuan untuk pemecahan masalah dengan dilaksanakan dengan adanya
interaksi yang memperhatikan tujuan yang akan dicapai dengan melihat berbagai
jenis bimbingan yang sesuai dengan keperluan klien, baik itu dalam masalah
pengenalan diri, pengembangan diri, dunia kerja, maupun keinginan-keingana lain
yang ingin dicapai untuk memenuhi
kebutuhan hidup yang sistematis berdasarkan nilai dan norma yang berlaku dalam
kehidupan masyarkat maupun bangsa dan
negara
- PENGERTIAN KONSELING
2.
Menurut Pepinski
(dalam shertzer dan stone, 1974); Konseling
adalah interaksi :
a.
Yang terjadi antara dua orang individu
b.
Terjadi dalam suasana yang professional
c.
Dilakukan dan dijaga sebagai alat pemudahan dalam perubahan-perubahan dalam
tingka laku klien.
Komentar penulis ; pada
pengertian konseling oleh ahli ini menekankan bahwa proses interasi yang
terjadi antar orang, individu dengan suasana yang professional dengan tujuan
merubah tingka laku kelien agar klien tersebut
dapat berkembang sesuai dengan
baik, sehinga pendapat ini menekankan juga kepada pembing yang melaksanakan
konseling itu adalah pembimbing yang professional.
2.
Menurut Maclean (dalam sherzer & stone, 1974) ; Konseling
adalah suatu proses yang terjadi dalam hubungan tatap muka antara seorang individu yang tergangu karena
masalah-masalah yang tidak dapat diatasinya sendiri dengan seorang pekerja yang
professional, yaitu orang yang terlatih yang berpengalman membantu orang lain mencapi
pemecahan-pemecahan terhadap berbagai kesulitan pribad.
Dari Famaney. M.A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar